Siswi SMA Diam-diam Tinggalkan Rumah

By on December 15, 2015
Siswi SMA Diam-diam Tinggalkan Rumah Hapus Kontak BBM Keluarga

Hapus Kontak BBM Keluarga

Bangli, DenPost
Seorang anak baru gede (ABG) asal Banjar/Kelurahan Kawan, Bangli, dilaporkan menghilang dari rumahnya sejak Sabtu (12/12). Pande Ketut Raina Murdia Putri (15)—ABG tersebut—diam-diam meninggalkan rumah sekitar pukul 06.00. Hingga Senin (14/12), keberadaan siswi kelas I SMAN 1 Bangli itu masih misterius.
Menghilangnya saudara kembar Pande Komang Marina Murdia Putra (15) itu tentu saja membuat keluarganya resah. Kasusnya sudah dilaporkan ke Polres Bangli, namun keberadaan Ketut Raina elum juga terdeteksi. Nomor handphone (HP)-nya saat dihubungi, tidak aktif. Demikian juga PIN BBM kerabatnya semua dihapus sehingga pencarian menemui jalan buntu.

Ibu Ketut Raina, Pande Putu Murniari (58), saat ditemui di rumahnya mengatakan bahwa pada Sabtu lalu sekitar pukul 06.00, saat dia hendak ke Pasar Kidul membeli sarana banten, anaknya masih berada di rumah. Tapi berselang 30 menit kemudian, saat kembali dari pasar, Murniati hanya menemukan kembaran Ketut Raina yakni Pande Komang Marina Murdia Putri sedang menangis karena adiknya menghilang dari rumahnya. Pihak keluarga berusaha melakukan pencarian. Teman maupun kerabatnya di Denpasar sempat dihubungi pihak keluarga, tapi semuanya mengaku tidak mengetahui keberadaan Ketut Raina. ‘’Mengingat dia tak kunjung pulang, pada Sabtu sore lalu akhirnya kami melapor ke Polres Bangli,’’ tegas Murniati.

Sejatinya pada Sabtu lalu, Ketut Raina menerima rapor di sekolahnya. Tapi dia tidak ke sekolah sehingga rapornya diambil oleh saudara kembarnya yang kebetulan satu sekolah. Selama ini perilaku Ketut Raina juga sangat tertutup. Dia tidak pernah menceritakan masalah apa pun, termasuk masalah sekolah, kepada ibu maupun kerabatnya. ‘’Anaknya sangat tertutup. Selama ini dia tidak pernah bercerita mempunyai masalah,’’ tegas Pande Murniari, lesu.

BACA  Buruh Tewas Tertimbun Tanah Longsor

Kakak misan Ketut Raina, Nengah Suardana Pande, menambahkan, sebelum menghilang, Raina tidur sekamar dengan saudara kembarnya. Biasanya Raina bangun lebih dulu dibandingkan saudaranya itu. ‘’Begitu terbangun, dia tidak ditemukan sehingga keluarganya kebingungan. Padahal saat ibunya bangun hendak ke pasar, dia masih di rumah,’’ tegas Suardana.

Saat meninggalkan rumah, Raina tidak membawa kendaraan. Keluarganya juga tidak mengetahui apakah Raina pergi membawa pakaian atau tidak. Sedangkan HP-nya saat dihubungi, ternyata tidak aktif. Upaya pencarian sudah dilakukan maksimal oleh keluarga. Lantaran menemui jalan buntu, keberadaan Raina juga ditanyakan ke orang pintar. Dia dikatakan masih ada di sekitar Bali. Ada pun iri-ciri Raina: tinggi 155 cm, rambut sebahu, dan kulit sawo matang. ‘’Temannya juga tidak ada yang mengetahui keberadaannya,’’ imbuh Suardana.

Kakak Raina yang lain, Putu Meidiari (31), menambahkan, selama ini, Raina tidak memiliki pacar. Beberapa temannya saat ditanya juga mengatakan bahwa adiknya tidak punya teman khusus. Terakhir kalinya Meidari berkomunikasi dengan Raina pada Jumat (11/12) lalu. Namun saat itu tidak ada membahas sesuatu hal yang penting.

Setelah menghilang, kontak BBM-nya dihapus. ‘’Saat ini kami berserah kepada polisi untuk melakukan pencarian, karena berbagai usaha yang dilakukan keluarga menemui jalan buntu,’’tandas Meidari.

KBO Reskrim Iptu Ketut Purnawan didampingi Kasatreskrim AKP Yana Jaya Widya saat dimintai konfirmasi membenarkan ada laporan ABG menghilang dari rumahnya. Upaya pencarian oleh polisi sudah dilakukan ke beberapa tempat, tapi belum ada hasilnya. ‘’Kami masih menyelidikinya,’’tandas Iptu Ketut Purnawan. (122)

Komentar

Komentar

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>