Pelanggaran Perda KTR Marak di Puspem Badung

By on May 26, 2015
PUNTUNG ROKOK -Meski sudah ditempeli pengumuman kawasan tanpa rokok, masih saja ditemukan sejumlah puntung rokok di pot-pot bunga di kawasan Puspem Badung.

Dewan Nilai Sanksi Perda Lemah

Mangupura, DenPost
Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR)  yang diterapkan di Puspem Badung, ternyata belum bisa dipatuhi sejumlah masyarakat atau pegawai negeri sipil (PNS) yang ada di kawasan tersebut. Dari pengamatan beberapa minggu terakhir, banyak puntung rokok berserakan di kawasan yang berlabel KTR. Bahkan, para pengunjung  Puspem secara sembunyi-sembunyi membuang puntung rokoknya di pot-pot bunga yang ada di sejumlah Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Kabupaten Badung.

Dalam Perda KTR tersebut sudah jelas disebutkan bahwa bagi yang melanggar akan dikenai denda Rp 50 ribu. Sayangnya, kebanyakan masyarakat tidak menghiraukan sanksi tersebut. “Kami akui bahwa sanksi dalam Perda No.10 tahun 2011 memang kurang tegas. Kami usulkan agar diubah atau direvisi saja,” usul anggota DPRD Badung, Nyoman Satria, saat dimintai komentar soal pelanggaran Perda KTR tersebut, Selasa (26/5).

Politisi asal Mengwi itu juga mengatakan, selain  lemahnya sanksi dalam Perda KTR ini, maraknya pelanggaran juga dipengaruhi kurang tegasnya pelaksana aturan. “Untuk Perda KTR ini, kita mesti contoh aturan di luar negeri. Mereka berani memberikan sanksi tegas yakni denda hingga Rp 10 juta dan kurungan selama seminggu bagi pelanggar aturan KTR,” ujar Satria.

Satria juga meminta pemerintah segera membentuk lembaga khusus sebagai pelaksana tugas masalah pelanggaran KTR ini. “Dalam lembaga tersebut harus ada dinas kesehatan, dinas sosial, kepolisian, kejaksaan dan Satpol PP selaku penegak perda yang tentunya tidak merokok,” katanya. Namun yang terpenting menurutnya ada revisi perda, agar tidak menjadi mandul dan hanya sebagai macan kertas saja.

Sementara itu, Kabid Penyidikan Satpol PP Badung, Nyoman Badra, saat ditanya terkait masih adanya pelanggaran Perda KTR di Puspem Badung, tak menampik jika sanksi dalam perda tersebut sangat lemah. “ Setiap bulan kami lakukan sidak dan tidak menemukan pelakunya. Kami hanya menemukan sejumlah puntung rokok,” terangnya.

BACA  Giri Prasta Tak Segan Pecat PNS Malas

Pihaknya membantah tidak melakukan aksi penyisiran ke pegawai. “Meski ujung tombaknya di Dinas Kesehatan Badung, kami selalu melakukan koordinasi dan menggelar sidak secara bersama-sama,” pungkasnya.  (115) 

Komentar

Komentar

About freshcms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>