Tergiur Hadiah Mobil, IRT Tertipu Rp 9,7 Juta

By on February 26, 2015
Tergiur Hadiah Mobil, IRT Tertipu Rp 9,7 Juta

Semarapura, DenPost
Mau untung malah buntung. Ungkapan ini agaknya pas buat Halmatus Sadiya (31). Gara-gara tergiur hadiah mobil Honda Brio, ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di Jl.Kenyiri V, LC Lingkungan Galiran, Semarapura Klod, Klungkung ini, malah kecele. Dia bukannya mendapatkan hadiah mobil Honda Brio, tapi rugi Rp 9,7 juta, karena keburu mentrasfer uang tersebut kepada seseorang tak dikenal. Lantaran kena tipu, Sadiya akhirnya melapor ke Polres Klungkung, Selasa (24/2) lalu.

Informasi yang diperoleh Rabu (25/2) kemarin, sebelum tertipu, Sadiya mendapat sebuah kupon undian berhadiah mobil di dalam bungkusan mie instan. Tergiur dengan hadiah tersebut, IRT ini kemudian menghubungi nomor HP yang tertera di kupon undian tersebut Senin (23/2) lalu sekitar pukul 13.00. Seseorang yang mengaku bernama Drs.Hamad Jaelani menerima telepon Sadiya. Saat itulah orang di seberang telepon tersebut menanyai Sadiya apakah hadiah akan diambil sendiri hadiah atau diantarkan ke rumahnya.

Lantaran yakin mendapat hadiah mobil, Sadiya minta kepada Hamad Jaelani supaya mengirim saja hadiahnya langsung ke rumah. Tapi Jaelani minta kepada Sadiya supaya membayar ongkos kirim dan balik nama mobil. Semua biaya itu diminta agar ditransfer  ke rekening atas nama Dwi Putra. Keesokan harinya yakni Selasa (24/2) lalu sekitar pukul 09.00, Sadiya mentransfer uang Rp 2 juta melalui BRI di Galiran. Tapi uang yang dikirim tersebut dibilang kurang oleh Hamad, sehingga Sadiya kembali disuruh mengirim Rp 1.750.000 sekitar pukul 11.00 wita.

Sehabis mengirim uang tersebut, Sadiya kembali dihubungi Hamad Jaelani agar mengirimkan lagi Rp 5.950.000 untuk biaya penerbangan. Ibu rumah tangga ini masih saja percaya, sehingga kembali mengirimkan Rp 2 juta ke  rekening atas nama Dwi Putra tersebut.

BACA  Mahasiswa Fakultas Hukum Edarkan Narkoba

Sadiya baru sadar kena tipu setelah Hamad Jaelani kembali menghubunginya untuk mengirim uang lagi Rp 5.950.000 untuk biaya pendaratan hadiah. Mengingat tidak punya uang lagi, dan baru sadar ditipu, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Klungkung.

Paur Humas Polres Klungkung Ipda Nyoman Sarjana ketika dimintai konfirmasi Rabu kemarin mengatakan memang benar ada laporan kasus penipuan tersebut. Menurut dia, kasusnya masih dalam penyelidikan polisi. Ipda Sarjana mengimbau warga supaya hati-hati dan jangan mudah percaya dengan modus penipuan semacam itu. Apalagi yang mengiming-imingi hadiah besar. (119)

Komentar

Komentar

About freshcms

2 Comments

  1. cinta bali

    February 26, 2015 at 7:58 AM

    Hendaknya warga berhati hati karena penipuan seperti ini sedang marak terjadi.

    Jangan tergiur oleh hadiah..

  2. gus tedjo diningrat

    February 28, 2015 at 2:32 AM

    Saya pernah mengalami hal seperti ini, tapi untungnya saya langsung tersadar bahwa ini adalah penipuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>